Daun Kering Tak Bedaya
Lihatlah daun itu layu jua
Kering kerontang tak berdaya
Lepas dibawa sang bayu
jatuh tak berguna
Jiwa manusia diarus usia
Tiada kerja yang Terpahat
Sesal tiada makna
Andai dibawa Sang Pencipta,.
Toreh sejarah bermakna
Sebelum daun kering dibawa sang bayu,
Berkary lah
Sebelum tinta otak beku tak bersua
Tiada waktu yang berharga
Hanya cinta Ilahi yang ada
Memenuhi relung hati
Menuju syurga Ilahi.Perjuangan seorang pirate patut kita acungi jempol dan patut pula dicontoh tuk mengarungi samudra dunia yang dipenuhi badai dan mahluk buas yang siap menerkamn. Benar pepatah bahwa “Pelaut yang handal adalah mereka yang terbentuk dari badai yang kuat”. Semua orang punya impian yang harus di capainya, bak pelaut merindukan ‘green land’.
Mimpi-mimpi kita bagaikan kapal ditengah lautan luas yang harus ditambatkan ke pulau impian, namun harus siap hantaman badai yang menerjang ganas bagaikan serigala kelaparan.
Apakah kalian tahu?
Kita adalah PELAUT-nya.
Hati adalah NAKODA-nya.
Anggota badan (mata, telinga, dll) adalah ANAK BUAH KAPAL-nya.
Mimpi adalah GREEN LAND-nya
Namun kebanyakan orang tidak pernah mengerti tentang itu,.
Banyak orang yang membiarkan kapalnya dihantam badai, hancur porak-poranda atau hanya ditambatkan di pelabuhan agar tidak diterjang badai dan tidak pernah berlayar menggapai pulau impiannya.
Banyak orang tidak mengerti, kesuksesan berawal dari mimpi (kembang tidur) yang di realisasikan.
Banyak orang yang tidak mengerti, mereka terus bermimpi tetapi tidak pernah bangun untuk berjuangan menggapai mimpi itu.
Banyak orang tidak mengerti, bahwa cita-cita besar tergantung pengorbanan kita selama proses menggapainya.
Banyak orang tidak mengerti, kesuksesan cita-cita tidak berawal dari keleha-lehaan dan kemalasan
Banyak orang tidak mengerti, kita berada di dunia diberikan misi oleh Allah yang harus diselesaikan.
Banyak orang yang tidak mengerti, kesuksesan duniawi hanya sementara sehingga mereka meninggalkan kesuksesan akhirat.
Banyak orang tidak mengerti, kehidupan dunia merupakan lautan ganas yang dapat memporak-porandakan mimpi/misi besar kita di akhirat.
Kawan persiapkan iman, perbekalan, kompas, peta hidup dan pengetahuan untuk mengarungi semua itu.
Tobe continue
Tidak ada komentar:
Posting Komentar